Turis Singapura Kehilangan Dompet Setelah Kakinya Diinjak di Pasar Jodoh Batam

Seorang wisatawan dari Singapura mengalami insiden yang sangat tidak menguntungkan selama kunjungannya ke Batam. Pada Jumat, 23 Januari 2026, sekitar pukul 11 pagi, saat berbelanja di Pasar Jodoh, ia menjadi korban pencurian yang cukup menghebohkan. Turis bernama Lim Choon Hua (73) ini, saat sedang memilih buah, tiba-tiba merasakan sesuatu yang tidak beres terjadi di sekitarnya.

Dalam momen yang mengejutkan, seorang pria mendekatinya dari belakang, yang kemudian memanfaatkan situasi untuk mengambil dompet dari saku celananya. Momen tersebut direkam dalam sebuah video yang kemudian menjadi viral di media sosial, di mana terlihat Lim tampak sangat gelisah, mencoba berbicara dengan orang-orang di sekelilingnya sambil mondar-mandir mencari-cari solusi.

Dalam video tersebut, Lim terlihat mengenakan kemeja kotak-kotak, celana pendek hitam, dan sandal. Saat berbicara dalam bahasa Melayu, ia mengungkapkan bahwa salah satu dokumen penting yang hilang adalah kartu identitasnya. Kejadian ini memicu reaksi dari pengunjung pasar yang menyarankan Lim untuk segera melaporkan kasus kehilangan ini kepada pihak berwajib.

Kronologi Kejadian Pencurian di Pasar Jodoh Batam

Menurut informasi yang diperoleh, insiden tersebut berlangsung sangat cepat. Lim, yang berbelanja sendirian, merasakan seseorang menginjak kakinya dengan keras. Hal ini menyebabkan perhatian Lim teralihkan dan pada saat itulah dompetnya diambil oleh pelaku yang berada di dekatnya.

Pada saat ia menyadari kehilangan tersebut, Lim langsung merasa panik dan mulai mencari-cari dompetnya. Beberapa pengunjung pasar lainnya juga merespons insiden ini dengan menyediakan bantuan, namun sayangnya, pencuri tersebut sudah menghilang. Dompet yang hilang dilaporkan berisi sejumlah uang tunai dan dokumen penting lainnya.

Salah satu pedagang yang ada di lokasi tersebut mengungkapkan bahwa Lim tampak sangat bingung dan ketakutan setelah menyadari barang berharga miliknya telah dicuri. Pedagang tersebut juga berkata bahwa Lim meminta izin untuk memeriksa saku pria yang diduga sebagai pelaku, tetapi tidak berhasil menemukan apa pun di sana.

Upaya Lim untuk Memulihkan Hilangnya Barang Berharga

Setelah insiden tersebut, Lim segera pergi ke kantor polisi terdekat untuk melaporkan kehilangan yang dialaminya. Ia tidak hanya kehilangan uang, tetapi juga beberapa kartu penting yang dibawanya. Menurut penjelasan dari petugas, Lim lebih fokus pada pelaporan kehilangan dokumen daripada mengklaim bahwa ia menjadi korban pencopetan.

Petugas dari Polsek Lubuk Baja, Iptu Noval Adimas Ardianto, menjelaskan bahwa laporan Lim lebih kepada kehilangan dokumen identitasnya dan bukan sekadar pencopetan. Hal ini menunjukkan bahwa Lim sangat memprioritaskan kartu identitas yang hilang, yang bisa berimplikasi pada pengeluaran dan kegiatan sehari-harinya di Singapura.

Pihak kepolisian pun berusaha memberikan arahan dan dukungan kepada Lim secara maksimal. Dalam kasus seperti ini, pengawasan di lokasi-lokasi ramai seperti pasar menjadi sangat penting untuk menjaga keamanan para wisatawan.

Respon dari Pengunjung dan Pedagang Pasar

Kejadian ini tentu saja menimbulkan banyak reaksi dari pengunjung lainnya yang berada di Pasar Jodoh pada saat yang sama. Banyak yang merasa prihatin dan bersimpati terhadap Lim, dan beberapa dari mereka menawarkan bantuan untuk mendampinginya ke kantor polisi. Hal ini menunjukkan bahwa solidaritas antar pengunjung sangat tinggi di tengah situasi yang sulit.

Para pedagang di pasar juga mengungkapkan keprihatinan mereka. Mereka berkomentar bahwa keamanan dan kenyamanan pembeli sangatlah penting bagi kelangsungan usaha mereka. Insiden bodoh seperti ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi wisatawan dan berpotensi merusak reputasi kawasan tersebut sebagai tujuan wisata.

Pedagang setempat mengharapkan agar pihak berwenang bisa lebih meningkatkan pengawasan dan keberadaan petugas kepolisian di daerah-daerah yang banyak dikunjungi wisatawan. Hal ini diharapkan dapat membuat pengunjung merasa lebih aman saat berbelanja di pasar.

Related posts